Mahligai Gedung Paksur

 














Angin Sukaraja membelai mahligai pernikahan di Gedung Paksur

Sembilan belas juli dua ribu tiga awal dari kesetiaan abadi 

Tiba waktu ukir akad nikah di tanah Bogor

Ruh-ruh kami Kau persatukan dalam perkawinan sakral

Ibadah pada-Mu kan jadi pilar suci dalam rumah tangga

Langkah pertama itu hanya awal sajadah panjang kehidupan

Ikatan jiwa ini tak kan rekah oleh terjangan badai 

Akar-akar cinta 'kan trus tumbuh tembus ujian waktu

Namun jika durjana rangkul kelam

Ingin kami selalu adakan pelangi s'telah badai berlalu


Angin di Hamparan Pasir Bromo

 











Angin bermain di hamparan pasir Bromo

Setiap butiran pasir adalah detik yang kita lalui

Tapi mengapa kita terpisah seperti bukit-bukit itu?

Rindu ini berterbangan seperti debu vulkanik

Izinkan Mas menapak tilas jejak kita

Langkah demi langkah, dalam keheningan Bromo

Ingatkah ketika padang pasir berbisik tentang kesabaran

Akan Mas jadikan hidup Mas oase untuk dahaga Istri

Nanti saat senja menyapu kaldera

Ijinkan kita duduk bersandar pada kenangan yang manis


Kabut Merbabu












Awan bergulung di pundak Merbabu

Sepi yang Mas tabur kini menjadi duka

Tapi di balik kabut beku, Mas lihat senyum Istri

Rindu ini membara seperti magma

Izinkan Mas mendaki hati Istri lagi

Langkah demi langkah, penuh doa

Ibu gunung berbisik tentang kesabaran

Akan Mas jadikan hidup Mas jalur pendakian cinta Istri

Nanjak bersama menuju puncak bahagia

Ijinkan Mas menjadi sinar pagi yang menghangatkan batin Istri

Menikah karena Allah











Allah Yang Maha Pengasih himpun dua jiwa di Arsy-Nya pada 19 Juli 2023

Satu cinta mengalir bahagia bagai sungai di surga firdaus

Tony dan Astriliani dua pengantin abadi yang direstui Allah

Rahmat Ilahi ikat ikrar suci abadi di pelaminan Sukaraja

Ibadah kepada Allah jadi niat suci pernikahan kami

Langit dan bumi Allah jadi saksi dua manusia yang bersatu

Irama ayat-ayat Ilahi iringi bahagia dua insan selamanya

Air mata bahagia mengalir dari mata yang ingin memandang Allah

Nikah ini sajadah panjang di hidup fana menuju akhirat

Ikhlas kami rindukan Surga-Mu lanjutkan rumah tangga kami yang kekal


 

Tidak Tahu Kita.. Bila Harinya Tanggung Jawab Tiba

Ketika Tangan dan Kaki Berkata Akan datang hari mulut dikunci Kata tak ada lagi Akan tiba masa tak ada suara Dari mulut kita Berkata tangan ...