Awan bergulung di pundak Merbabu
Sepi yang Mas tabur kini menjadi duka
Tapi di balik kabut beku, Mas lihat senyum Istri
Rindu ini membara seperti magma
Izinkan Mas mendaki hati Istri lagi
Langkah demi langkah, penuh doa
Ibu gunung berbisik tentang kesabaran
Akan Mas jadikan hidup Mas jalur pendakian cinta Istri
Nanjak bersama menuju puncak bahagia
Ijinkan Mas menjadi sinar pagi yang menghangatkan batin Istri