Angin dari Bromo berbisik pada daun jati yang rindang
Sungai di Tumpak Sewu mengalir lembut, menyatu dengan samudra keabadian
Taman di jiwamu, di mana jalinan kesabaran dan tawa bersemi
Rembulan di atas widodari adalah saksi bisu cinta kita
Istriku nafasku, embun pagi bagi sukmaku yang haus
Ladang hatimu telah kupersembahkan dengan benih-benih kesetiaan
Ikatan hidup kita bukanlah sekedar ikatan 2 manusia, melainkan anyaman tenun jiwa dari cahaya pernikahan
Air mata sedih maupun bahagia adalah hujan yang menyuburkan akar-akar rumah tangga
Namun, adakah persatuan yang lebih sempurna dari diamnya dua lautan jiwa yang bertemu?
Ia adalah rahasia malam yang hanya dipahami oleh batin kita sebagai suami istri